Sejarah Museum

Sejarah Museum Daerah Sumbawa

Sejarah Museum Daerah Sumbawa

Museum Daerah Sumbawa didirikan pada tahun 1985 atas prakarsa Pemerintah Kabupaten Sumbawa sebagai upaya pelestarian warisan budaya daerah yang kaya dan beragam. Museum ini berlokasi di pusat Kota Sumbawa Besar dan menempati bangunan yang dirancang khusus untuk keperluan pameran dan penyimpanan koleksi.

Pada awal pendiriannya, museum ini memiliki koleksi sekitar 500 buah yang terdiri dari berbagai artefak, dokumen, dan benda-benda bersejarah. Seiring berjalannya waktu, koleksi terus bertambah melalui donasi masyarakat, hasil penelitian arkeologi, dan pengadaan dari berbagai instansi terkait.

Tahun 1995 menjadi tonggak penting dengan dilakukannya renovasi besar-besaran dan penambahan ruang pamer. Pada masa ini, koleksi museum telah mencapai lebih dari 1.000 buah. Berbagai program edukasi juga mulai dikembangkan untuk menarik lebih banyak pengunjung, terutama dari kalangan pelajar.

Memasuki era digital, Museum Daerah Sumbawa mulai mengembangkan sistem digitalisasi koleksi pada tahun 2010. Program ini bertujuan untuk memperluas akses publik terhadap koleksi museum sekaligus mengamankan data koleksi dari risiko kerusakan fisik.

Kini, Museum Daerah Sumbawa memiliki lebih dari 2.400 koleksi yang tersimpan dalam 8 ruang pamer dan gudang penyimpanan berstandar internasional. Museum ini terus berkembang sebagai pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang melayani masyarakat Sumbawa dan wisatawan dari seluruh penjuru dunia.

Sumbawa Regional Museum was established in 1985 on the initiative of the Sumbawa Regency Government as an effort to preserve the rich and diverse regional cultural heritage. The museum is located in the center of Sumbawa Besar City and occupies a building specially designed for exhibition and collection storage purposes.

At its founding, the museum had a collection of around 500 items consisting of various artifacts, documents, and historical objects. Over time, the collection continued to grow through community donations, archaeological research results, and procurement from various related agencies.

1995 became an important milestone with major renovations and the addition of exhibition rooms. During this period, the museum collection had reached more than 1,000 items. Various educational programs were also developed to attract more visitors, especially from students.

Entering the digital era, Sumbawa Regional Museum began developing a collection digitization system in 2010. This program aims to expand public access to the museum collection while securing collection data from the risk of physical damage.

Today, Sumbawa Regional Museum has more than 2,400 collections stored in 8 exhibition rooms and internationally standardized storage warehouses. The museum continues to grow as a cultural and scientific center serving the Sumbawa community and tourists from all over the world.

09 April 2026